Feed on
Posts
Comments

Kemarin saya ditugaskan untuk memasang OS baru pada server lama (Pentium !!!), server ini kebetulan memiliki OS yang masih berfungsi dengan baik. OS baru yang akan dipasang adalah Linux Centos 5.4 sedang OS yang masih berjalan di server tersebut adalah Linux Redhat 7.2.

Kendala yang dihadapi adalah server ini tidak bisa boot lewat usb eksternal CD/DVDROM, sedang internal CD/DVDROM tidak ada. Hanya terpikir satu solusi masalah ini, yaitu pasang CD/DVDROM internal, namun tidak jadi berhubung rasanya malas bongkar-bongkar dan harus ambil CD/DVDROM dari komputer sendiri, jadinya 2 kali bongkar-bongkar, sangat tidak efisien :p

Kemudian kami menemukan petunjuk yang menjelaskan bahwa boot.iso untuk installasi OS Linux dapat dijalankan lewat grub, dengan cara ini kami tidak perlu bongkar-bongkar, cukup scp file boot.iso yang ukurannya kecil (skitar 8Mb) dan melakukan install lewat network dalam kasus kami dilakukan lewat http. Praktis, efisien dan ngga pake lama kan :)

Pendakian yang Tertunda.

Dua tahun lalu ketika saya baru tiba di pulau ini, ada tawaran pendakian ke salah satu gunung tinggi di Jawa Tengah. Pendakian itu diadakan pada akhir tahun 2007 di gunung Sindoro, waktu itu saya bahkan tidak pernah tau ada gunung tinggi yang namanya Sindoro.
 
Gunung Sindoro adalah salah satu gunung 3000an di Jawa Tengah, lokasinya saling berhadapan dengan gunung Sumbing yang lebih besar dan tinggi. Kedua gunung ini hanya dipisahkan jalan raya Wonosobo menuju jalan lintas Jogja - Magelang - Semarang. Kebetulan kali ini saya membawa GPS, tujuannya sih agar saya tidak tersesat di gunung karena alat ini dapat merekam pergerakan saya.
 
Pendakian Sindoro saya di mulai pada ketinggian 1369mdpl yaitu ketika saya turun dari bus tujuan Wonosobo yang membawa saya dalam perjalanan selama 2 jam dari Magelang, posisi saya turun ini disebut dengan Balai Desa Kledung. Lokasi ini ditandai dengan adanya papan nama wisata pendakian gunung Sindoro, ada gerbang jalan dan sebuah mesjid.


 
Untuk menemukan basecamp pendakian gunung Sindoro saya lalu menyusuri jalan desa dan berbelok ke Kanan sekitar 200 meter dari gerbang jalan tadi. Posisinya di 7 20.340LS dan 110 01,944BT pada ketinggian 1375mdpl. Setiap orang yang ingin melakukan pendakian ke Sindoro wajib untuk melaporkan dan mendaftarkan dirinya di Basecamp ini, selain untuk kebutuhan statistik, juga supaya basecamp dapat memonitor pendaki yang masih berada di gunung. Kekurangan basecamp Sindoro dibanding basecamp Sumbing adalah sarana toiletnya yang tidak terurus dengan baik, ini agak menyulitkan bagi pendaki yang ingin membersihkan diri setelah melakukan pendakian.
 
Continue Reading »

Nopember Adalah Bulan Yang Sibuk.

Ternyata saya telah salah mengenali gunung Sumbing selama ini, saya kira Sumbing adalah Sindoro dan sebaliknya. Pertama kali melihat gunung ini tentunya ketika saya melalui jalan lintas Jogja - Semarang menuju Magelang, Sumbing terlihat jelas di sebelah Kiri jalan,  begitu besar, kekar dan gersang, sepertinya gunung ini sudah tidak ada hutannya lagi, setidaknya itu yang terlintas dalam hati saya.

Baru seminggu berlalu dari pendakian saya ke Ciremai pertengahan Nopember 2009, kaki saya juga masih pegal sebenarnya dan kalau di pegang masih terasa sakit ;p. Hari itu adalah Selasa, saya mendapat informasi bahwa ada teman kami dari HighCamp akan melakukan pendakian ke Gunung Sumbing akhir bulan ini. Memang akhir pekan ini akan libur panjang, setiap orang tentunya akan mencari jalan masing-masing untuk menghabiskan waktu libur ini, pasti bagus kalo ikut mendaki bersama mereka.

Setelah menghubungi Irfan akhirnya saya akan mendaki Sumbing. Itu artinya saya akan mendaki 2 gunung 3000an meter dalam satu bulan dengan hanya senggang waktu kurang dari 2 minggu. Bagi saya ini sungguh tidak biasa mengingat saya bukanlah seorang yang aktif di dunia outdoor, saya hanyalah karyawan biasa yang setiap hari kerja duduk di kantor namun ingin mencoba kegiatan lain yaitu sebagai pendaki gunung di kala senggang :)

Continue Reading »

Canon PowerShot SX110 IS

Dalam pencahayaan yang cukup kamera ini mampu menghasilkan kualitas gambar terbaik, jika tidak, maka bersiaplah mempelajari dokumentasinya agar anda tidak kecewa. Setelah menggunakannya selama beberapa bulan, kebanyakan di luar ruangan, terutama hutan gunung, saya mendapat gambaran sejauh mana kemampuan kamera ini sehingga tau apa yang pantas diharapkan dari camera ini.

Keputusan untuk membeli Canon PowerShot SX110 IS ini saya ambil setelah melalui beberapa kali pencarian di internet, baik membaca pengalaman orang lain yang telah menggunakan camera ini maupun melihat-lihat harga di setiap toko online camera yang ada di Jakarta. Beberapa toko besar menawarkan harga yang relatif tidak berbeda, namun saya mendapatkan penawaran terbaik di toko camzone http://www.tokocamzone.com yaitu selain harga yang murah juga memberikan bonus SDCard 4Gb, cukup untuk menyimpan ratusan foto-foto saya.

Continue Reading »

Saya telah berhasil menyelesaikan 4 gunung tertinggi Jawa Barat.

Itu berarti kecil kemungkinan saya akan mendaki gunung Jawa Barat lainnya karena akan memfokuskan pada gunung lain (terutama) di pulau Jawa. Sampai saat ini untuk Jawa Barat saya telah menyelesaikan Pangrango (April 2008), Gede (Oktober 2008), Cikuray (April 2009) dan Cireme (Nopember 2009), Cireme adalah yang tertinggi.

Berikut catatan kecil perjalanan saya ketika mendaki Cireme kemarin.

Musim hujan di Jakarta mulai pada November.

Sekitar jam 4 sore saya sudah melihat-lihat keluar jendela, kebetulan dikantor banyak terdapat jendela kaca berukuran besar sehingga mudah melihat keadaan di luar gedung, kelihatannya cerah walau terlihat kumpulan awan kelabu di arah selatan, sekitar Sudirman/Kuningan. Tak lama kemudian hujanpun turun dengan derasnya seperti air yang ditumpah dari langit, jam pulang kantor masih 45 menit lagi, jadi masih berharap hujan reda ketika pulang kantor nanti. Ransel sudah siap dan alat-alat sudah di packing semuanya, sehingga nanti sampai kost tinggal berangkat saja.

Continue Reading »

Update:

If you see: vchkpw: can't write SQL logs in message log, then maybe you got same problem like me.

 

In these few weeks, sometimes our clients experience rejection when trying to connect via pop3 with their mail client. It's about vpopmail+mysql can't give the answer to password question so pop3 authentication become failed. Today the problem happen again but with another problem vlog table corrupted. Vlog table which log user pop3 authentication size is about 6Gbs when we check it, i don't know if its large enough to become for a single mysql table.

We tried to repair but it's look like to take much times, so we choose to drop the table and create the new one. Fortunately there is a command how to create vlog tables from vmysql.h file (vpopmail source), i copied here:

#define VLOG_TABLE_LAYOUT "id BIGINT PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT, \
      user char(32), passwd CHAR(32), \
      domain CHAR(96), logon VARCHAR(200), \
      remoteip char(18), message VARCHAR(255), \
      timestamp bigint default 0 NOT NULL, error INT, \
      INDEX user_idx (user), \
      INDEX domain_idx (domain), INDEX remoteip_idx (remoteip), \
      INDEX error_idx (error), INDEX message_idx (message)"
#endif

So, after drop vlog tables then just create again.

Now we need to figure out how to clear some entrys from vlog table so it doesn't become large uncontrolled (again). 

Setelah selesai memasang FreeBSD, saya menemukan boot loader ubuntu yang sudah ada (grub), tertimpa oleh FreeBSD. Saya sempat kesulitan untuk mengembalikan grub ini agar dapat berfungsi lagi seperti biasanya. Kemudian saya menemukan berbagai macam petunjuk dari google, namun kelihatannya cukup sulit untuk diterapkan sampai pada suatu saat saya mendapatkan link di ubuntuforums.org yang judulnya: How to restore Grub from a live Ubuntu cd. Saya sendiri memang kurang menguasai grub karena dahulu diawal belajar linux masih menggunakan lilo.

Baiklah langkah-langkah yang dilakukan cukup mudah dan jelas:

0. boot menggunakan livecd.

1. buka terminal, ganti user ke grub: sudo grub

2. cari file stage1-nya grub: find /boot/grub/stage1. Nanti akan menghasilkan seperti ini (dalam kasus saya): (hd0,1), ini menandakan file tersebut (atau /boot) ada di /dev/sda2, tentu saja hasilnya akan berbeda jika file tersebut ada di partisi lain.

3. setup grub di harddisk dengan: setup (hd0,1). sesuaikan (hd0,1) dengan hasil yg didapat dari langkah nomor 2.

4. keluar dari grub: quit.

5. reboot.

hasilnya grub yang hilang (tertimpa) akan kembali dalam keadaan segar bugar.

 

Saya pilih AMD!

Top :)

Tidak ada alasan untuk tidak menggunakan AMD ;)

Baru bulan lalu saya dan teman-teman turun dari Merbabu, sepatu juga belum dibersihkan dari debu yang menebal, tenda masih ada pasirnya, trekking pole masih tetap bengkok :)

Perjalan ke Solo yang dimulai dari stasiun bis Rawamangun harus kami tempuh selama 17 jam, ini adalah waktu terlama saya melakukan perjalanan menggunakan bis, sumber kemacetan ada di jalur Cikampek, ada perbaikan jalan sehingga terjadi penumpukan kendaraan.

Sesampainya di Stasiun bis Tirtonadi Solo (jadi ingat tirtanadi di medan, perusahaan air minum), sudah menunggu dengan sabar teman perjalan dari Solo, Alex, dulu Alex pernah lama di Medan dan jadi koordinator HC Medan, ketemunya malah di Solo… hehehe.

Setelah makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Cemoro Sewu, perjalanan ini ditempuh ke arah timur yaitu ke Tawangmangu. Kami menumpang bis Lancar Jaya, bis tujuan Tawangmangu ini tidak perlu lama-lama menunggu di terminal, karena ternyata diperjalanan sudah banyak penumpang yang menantinya, perjalanan dilanjutkan melalui jalanan lintas alternatif ke luar kota dan mulai menanjak, gunung Lawu sudah kelihatan dari sini, tapi tidak dari kota Solo.

Saya sudah pernah melalui tanjakan dengan kemiringan 50 s.d 60 derajat sebelumnya, namun tidak ketika menaiki angkutan umum. Cemoro sewu adalah kampung kecil di pinggir jalan alternatif menuju jawa timur, ditempuh sekitar 15 s.d 20 menit dari Tawangmangu. Daerah ini dingin, berangin dan berkabut. Para pendaki sudah kelihatan di sana-sini, mulai dari yang membawa perlengkapan seadanya hingga yang membawa ransel 80 liter, sebagian besar datang dengan menggunakan kendaraan pribadi, kemungkinan adalah pendaki yang berasal dari sekitaran Lawu.

Continue Reading »

Beberapa Minggu Sebelumnya…

Sangat mengejutkan ketika mendengar kabar bahwa Haries, teman satu tim di kantor, telah mengundurkan diri. Satu hal yang langsung mengusik pikiran saya, rencana ke Kerinci Juli nanti bakal terancam dan kekuatiran itu tidak meleset sedikitpun, sayangnya.

Persiapan Perjalanan…

Memesan tiket kereta 2 minggu sebelum keberangkatan menurutku bukanlah ide buruk, tetapi kalau keberangkatan nantinya pada hari libur panjang, itu baru jadi ide buruk. Dulu sudah pernah pengalaman beli tiket calo, kali ini pengen coba tiket no-seat, hasilnya menjadi perjalanan panjang yang tidak nyaman dan mengecewakan, mendapat layanan tidur di lantai gerbong beralaskan koran, tentu saja dengan membayar harga tiket yang sama.


Jakarta - Jogja…

Kereta Argo Lawu yang saya tumpangi sampai di stasiun Tugu Jogja sekitar dini hari, sepagi itu sudah banyak penumpang yang menunggu di stasiun, entah itu hendak berangkat atau baru tiba seperti saya. Setelah duduk menunggu sebentar, dengan menumpang TransJogja saya lanjutkan perjalanan menuju stasiun bis Magelang, di sana saya akan bertemu dengan sepasang teman pendakian kali ini, Anno dan Rita.

Perjalanan dari Jogja ke Magelang cukup menyenangkan, bis tujuan Semarang ini melaju kencang di atas jalan lintas yang mulus dan lurus, sesekali berhenti untuk menaik turunkan penumpang. Anak sekolah, para pekerja dan pelancong adalah sebagian penumpang yang menjadi teman perjalanan ini, jendela yang sedikit terbuka membiarkan angin dingin menerpa wajah dan tubuh yang tak seberapa. Sosok Gunung Sundoro di sisi kiri perjalanan terlihat begitu besar, kekar dan tentu saja… gersang, suatu saat nanti janjiku dalam hati.

Hari masih pagi ketika saya sampai di Magelang, sebagai pengidap sakit maag tentu saja satu hal yang wajib di pagi hari adalah sarapan secukupnya dan menunggu… menunggu… dan menunggu… Ternyata bis yang ditumpangi Anno dan Rita dari Bekasi mengalami keterlambatan sampai beberapa jam, setelah melengkapi logistik yang kurang, kamipun melanjutkan perjalanan.

Tujuan selanjutnya Kaponan, ditempuh relatif singkat dengan angkutan bis tanggung tujuan Salatiga, kami berhenti tepat di depan gapura wanawisata di pinggir jalan menuju desa Wekas, basecamp pendakian Merbabu. Ada dua pilihan menuju basecamp dari pinggir jalan besar ini, cara mudah dengan menumpang ojek, sekitar 15 menit perjalanan menanjak, atau cara yang lebih menantang dengan berjalan kaki, mungkin sekitar 1 jam lebih. Tidak banyak logistik yang bisa dilengkapi di sini, namun mendapatkan air sangatlah mudah.
Continue Reading »

Menghitung User mask (umask).

Yeah, umask atau user mask merupakan misteri yang kelihatan rumit untuk dipecahkan :) . Berhubung 'setingkat pengguna' jarang bersentuhan dengan umask ini maka sangat sedikit yang mengerti cara menghitungnya, walaupun mungkin sebagian besar sudah tau kegunaannya. Namun jika anda adalah linux/unix admin maka penting untuk mengetahui cara menghitung umask ;)

Menurut info dari wikipedia, cara menghitung umask adalah dengan melakukan operasi AND pada nilai oktal 666 untuk files dan 777 untuk direktori terhadap nilai NOT umask yang diberikan. Bingung kan ? :D

Untuk lebih asyiknya, kita ambil contoh saja, misalnya nilai umask yang ada adalah 002:

[rizahnst@desktop ~]$ umask

0002

[rizahnst@desktop ~]$ umask -S

u=rwx,g=rwx,o=rx

[rizahnst@desktop test]$ touch file

[rizahnst@desktop test]$ mkdir directory

[rizahnst@desktop test]$ ls -l
total 4
drwxrwxr-x 2 rizahnst rizahnst 4096 Jul 16 10:07 directory
-rw-rw-r– 1 rizahnst rizahnst    0 Jul 16 10:06 file

Jadi untuk setiap file dengan umask 002 berlaku permisi u=rw,g=rw,o=r dan untuk direktory u=rwx,g=rwx,o=rx, bagaimana hal ini bisa terjadi? Ayo kita cari tau!

file:

6668 AND NOT (0028) = ?

direktory:
7778 AND NOT (0028) = ?

Ok, nilai dalam bentuk oktal (basis 8 ) ini kita rubah dulu ke bentuk biner (basis 2), sehingga menjadi

file:
(110 110 110)2 AND NOT(000 000 010)2 = ?

direktory:
(111 111 111)2 AND NOT(000 000 010)2 = ?

Operasi AND mencari hasil 2 atau lebih nilai yang ada, misal nilai 1 dengan 1 hasilnya 1, nilai 1 dengan 0 hasil 0, mungkin lebih baik baca http://en.wikipedia.org/wiki/Bitwise_operation#AND agar jelas maksudnya (kalau pernah belajar perhitungan nilai biner seharusnya sudah mengerti)

Operasi NOT mencari nilai dengan membalikkan nilai yang diberikan, jika diberi nilai 1 maka hasilnya 0, nilai 0 hasilnya 1, (bisa baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Bitwise_operation#NOT)

sehingga menjadi:
file:
(110 110 110)2 AND (111 111 101)2 = (110 110 100)2 -> 664 -> -rw-rw-r–

direktory
(111 111 111)2 AND (111 111 101)2 = (111 111 101)2 -> 775 -> -rwxrwxr-x

Ok, bagaimana kalau umask 022 ?

file:
6668 AND NOT (0228) = ?

(110 110 110)2 AND NOT(000 010 0102) = ?

(110 110 110)2 AND (111 101 101)2 = (110 100 100)2 -> 644 -> -rw-r–r–

direktory:
7778 AND NOT (0222) = ?

(111 111 111)2 AND NOT(000 010 0102) = ?
(111 111 111)2 AND (111 101 101)2 = (111 101 101)2 -> 755 -> -rwxr-xr-x

Nah, bagaimana ? sudah agak jelas ya :D

[rizahnst@desktop ~]$ umask -p 0022

[rizahnst@desktop ~]$ umask

0022

[rizahnst@desktop ~]$ umask -S

u=rwx,g=rx,o=rx

[rizahnst@desktop test]$ touch file && mkdir directory

[rizahnst@desktop test]$ ls -l
total 4
drwxr-xr-x 2 rizahnst rizahnst 4096 Jul 16 11:30 directory
-rw-r–r– 1 rizahnst rizahnst    0 Jul 16 11:30 file
 

Nih katanya horoskop fs…

IBM NetVista P4 with CentOS 5.2 

There are some bugs on this pc board or chip that made it unresponsive after hours running, but if it got restarted than they become okay and after hours become unresponsive again, so this is realy confusing since there are no error message or something like that pointing whats wrong with the pc. This pc placed as internet gateway and firewall so, its function importantly vital :)

In MS Windows system it running well but when i install CentOS 5.2 the problem persist, then a messages from kernel :

Jun  1 13:22:41 gateway kernel: * The chipset may have PM-Timer Bug. Due to workarounds for a bug,
Jun  1 13:22:41 gateway kernel: * this clock source is slow. If you are sure your timer does not have
Jun  1 13:22:41 gateway kernel: * this bug, please use "acpi_pm_good" to disable the workaround

So something about acpi there, searching google and luckily i got threads discuss about this, looks like peoples experience same problem like i did.

Finally i need to add one parameter or two at kernel boot which is actualy turn off acpi function, acpi=off noacpi, just add that parameters to kernel at boot loader then restart the system, turn off any acpi service then the problem just gone :)

 

 

Gunung Raung merupakan salah satu gunung berapi yang berlokasi paling timur pulau jawa, dari puncak raung kita bisa melihat gunung Agung yang ada di pulai Bali.

Pendakian gunung Raung dapat ditempuh dari 2 jalur yaitu jalur utara dan selatan, jalur utara lewat Bondowoso Sumber Wringin, jalur selatan lewat Kali Baru, jalur paling dekat adalah utara dalam waktu 3 hari 2 malam sedang lewat selatan perlu 7 hari 6 malam.

Pada jalur pendakian juga tidak ditemukan sumber air, sehingga harus membawa dari bawah…

 

Foto lainnya. 

Beberapa minggu lalu kantor membeli beberapa server HP, salah satunya adalah HP DL160G5. Server ini ditujukan untuk penggunaan kelas menengah ke bawah dengan harga yang relatif terjangkau. Kebetulan saya ditugaskan untuk menggunakan server ini sebagai mail server menggantikan mail server yang ada saat itu, jadi pindah dari server lama ke server baru.

Saya memilih CentOS 5 terbaru (saat itu adalah versi 5.2) karena alasan sudah biasa menggunakannya disamping dukungan HP terhadap RHEL sudah baik, konfigurasi harddisk menggunakan Hardware RAID1 pada kartu pengendali HP SC40Ge SAS HBA atau dikenal juga dengan LSISAS1064E. Pabrikan HP sendiri telah mengatur harddisk menggunakan kartu tersebut, sehingga saya tidak mengubah setingan apapun pada pengaturan harddisk yang sudah ada. Proses pemasangan sistem operasi berjalan mulus tanpa kendala, seluruh perangkat keras dikenali dan dapat dipergunakan dengan baik.

Continue Reading »

Sehubungan kegiatan mendaki gunung saya mulai mendapat perhatian serius, maka perlengkapan yang memadai adalah sesuatu hal yang penting. Mendaki gunung seperti yang banyak diketahui adalah olahraga yang berbahaya, walaupun terkesan seperti piknik ataupun jalan-jalan namun bisa juga menjadi ekstrim, kalau salah perhitungan bisa menyebabkan kecelakaan hingga kematian.

Bagi saya yang secara fisik masih setengah-setengah, lebih banyak duduk di depan monitor komputer seharian daripada beraktifitas di luar ruangan, membawa perlengkapan yang ringan saat mendaki gunung adalah suatu keharusan. Perlengkapan yang ringan akan membantu menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh beban barang bawaan, juga memberi keuntungan karena jadi bisa bergerak lebih cepat serta mengurangi tekanan pada tubuh karena tidak perlu dipaksa bekerja terlalu keras. Sebagian besar kecelakaan digunung terjadi saat turun dari puncak, karena tubuh sudah sangat lelah sehingga daya tahan dan konsentrasi menurun. Tubuh yang lelah saat digunung juga menjadikan rentan terhadap hawa dingin dan penyakit ketinggian. Intinya, sangat penting bagi pendaki untuk tetap berada pada keadaan fit setelah satu atau dua harian mendaki.

Saat ini saya sudah punya tenda Coleman Peak 1, ini adalah tenda murah yang mudah didapat di indonesia, namun memiliki kekurangan yaitu relatif berat sehingga tidak praktis jika dibawa buat mendaki gunung.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli tenda solo (untuk 1 orang) yang ringan namun berkualitas sehingga dapat dipakai di gunung. Atas bantuan Toko Camping saya membeli tenda LL Bean Microlight Solo, butuh waktu 3 minggu hingga tenda ini bisa sampai ke tangan saya, semoga saja harga yang dibayarkan dan penantian saya tidak sia-sia :)

rencana, rencana, rencana…

Sudah sekitar 4 bulan saya bekerja di tempat ini, cukup menyenangkan dan menantang, bekerja dalam tim dari pribadi-pribadi yang beragam. Perkembangan terbaru adalah harus pindah kost (lagi) dari cempaka baru, padahal sudah nyaman rasanya di situ… karena ingin agak lama bekerja di kantor yang sekarang ini, maka saya pikir lebih baik cari kost yang dekat kantor saja, selain hemat ongkos juga hemat energi :)

Lebih jauh lagi semoga saja tahun ini bisa ambil RHCE (harusnya tahun lalu) dan inginnya skill serta pengetahuan FreeBSD saya bisa berkembang lebih baik lagi. Selama beberapa bulan di kantor ini saya melihat performa freebsd kelihatannya lebih baik dibanding linux (pada layanan yang membutuhkan koneksi tcp ) terutama ketika beban tinggi, jadi mungkin saja adalah ide baik menggunakan freebsd pada layanan yang bergantung pada sumber daya jaringan seperti mail, web, dns, firewall atau layanan yang banyak menggunakan tcp lainnya.

Pembuatan paspor juga mulai masuk dalam rencana, dahulu ngga pernah terpikir bakal mau buat paspor tapi saat ini setelah rencana-rencana jangka panjang mulai tersusun maka sepertinya yang satu ini harus segera dipersiapkan. Masalahnya adalah paspor harus saya buat di Medan, keadaan jadi tambah rumit karena kesempatan untuk mengurusnya jadi (sangat) terbatas. Kabar terbaru passpor udah bisa dibuat online, jadi tidak harus sesuai alamat di KTP.

Minggu ke 2 Juli nanti bakal ada pendakian tahunan HighCamp ke Kerinci, inginnya sih ikut, tapi belum tau nanti dari kantor di kasi izin apa ngga. Selain mendaki gunung Kerinci direncanakan juga sekalian ada perjalanan wisata ke padang dan pulau sikuai, sayang kalau dilewatkan :)

Kalau rezeki stabil tahun ini ingin beli laptop juga :D soalnya belum punya komputer sendiri, jadi kalau udah pulang kerja ngga ada kerjaan lain selain nonton tv dan tidur, sungguh tidak produktif :D  

 

HondaF1 menjadi BrawnGP

Akhirnya resmi sudah HondaF1 berubah nama dan kepemilikan kepada Ross Brawn yang sebelumnya sebagai kepala teknik prinsipal tim. Walaupun telah menjadi buah bibir beberapa minggu ini namun baru kemarin pemberitahuan resminya disampaikan.

Sebagai penggemar tim Honda F1 tentu saja saya sangat lega dapat melihat tim ini bertarung lagi, apalagi setelah jatuhnya Super Aguri F1 tahun lalu yang banyak disesalkan (tidak hanya penggemar Super Aguri F1 tapi juga) penggemar F1 secara umum.

Selain itu ada kabar yang sangat mengejutkan yaitu ditunjuknya Mike Gascoyne sebagai kepala teknik baru, Mike sendiri baru saja dikeluarkan dari Force India F1 terkait strukturisasi tim dan kerjasama yang baru dengan Meclaren Mercedes yang ironinya bakal menjadi pemasok mesin bagi BrawnGP tahun ini.

So, Good Luck Brawn GP :)  

 

 

A1 Team INA

Kemarin nonton A1GP yang lagi maen di Kyalami Afrika Selatan, selain F1 aku emang rutin nonton balapan yang satu ini. Biasanya sih nontonnya ngga pake deg-degan kerna team Indonesia yang ikut lomba ngga bisa diharapkan penampilannya bahkan hanya untuk dapat poin apalagi podium. Satu hari sebelumnya bahkan team Indonesia ngga ikut kualifikasi sama sekali, sangat disayangkan kerna ini adalah balapan pertama Zahir Ali (sebagai pemula) menggantikan tempat Bagoes Hermanto, kabarnya sih ngga ikut kualifikasi kerna mobil rusak.

Namun ternyata kemarin adalah hari yang mendebarkan bagi penggemar A1 Indonesia kerna Zahir Ali pada feature race menampilkan aksi yang bagus kalo ngga bisa dibilang hebat, selain kerna dia adalah pembalap paling tidak pengalaman di sirkuit itu dibanding peserta yang lain, dia juga dapat mempertahankan posisi dan bahkan menyalip pembalap lain. Kalo dia tidak hebat saat itu, pasti komentator A1 tidak perlu sibuk-sibuk memuji kerja Ali sebagai "brilliant job" atau "good job" atau "fine job" sampai beberapa kali. Sayangnya setelah pitstop kedua posisi Ali turun kembali di belakang A1 USA, menurutku ini pasti karena waktu pitstop yang lama, kerna sebelumnya jarak mereka cukup jauh dengan Ali di depan.

Foto A1 Team Indonesia.

 

Kalau penampilan seperti ini dapat dipertahankan (dapat point setiap race) atau bisa lebih baik lagi, bukan tidak mungkin A1 team Indonesia bakal semakin didukung oleh masyarakat dan pemerintah, disamping karir Ali yang bakal bersinar. Saya sempat lihat Ali disalami oleh pembesar tim A1 Swiss yang saat itu berhasil menjadi juara, itu membuktikan bahwa mereka mulai melihat Ali sebagai pembalap yang memiliki bakat. Sebagai penggemar dan rakyat Indonesia tentunya kita sah saja untuk berharap.

maildirsize quota not updated!

After moved user's mail inbox from old server to the new one, soon we experience imap quota reported wrong to the current inbox size of user email. We try to figure out whats really happen and finaly got to know that Maildir/maildirsize on every user email folder updated in a weird way. When an email come in it write the info of email size twice (normally just one) but when an email deleted from inbox then maildirsize just update normally, so only one record of size email marked as deleted, this lead to wrong calculated email quota which make everyones confused!

Google show many links that prove some bodys out there experience this problem too, but nothing really get solve the problem. Here we think this is imap quota related problem, but obviously this is vpopmail related problem. I found this link and the problem get solve when i downgrade vpopmail from currently installed version 5.4.25 to the older vpopmail 5.4.23.

I have posted an email to courier-imap list tryng to get help from them. There more info about what really happen to my problem.

Update 9 Feb 09

Today the problem still reported from another client, after some investigating finally i found that if i pop without leaving message on server or i delete messege via pop3 command then file Maildir/maildirsize didn't updated. This behavior came from vpopmail used new way namely maildir++ and the old qmail doesn't adapted it (yet). So there is a patch which mean need to recompile qmail, i just doit this noon and the problem solved.

Don't forged to remove all of the Maildir/maildirsize file, don't worry it would recreated when an email come in, so the quota info not screwed again. I did like this:

find /home/vpopmail/domains/ -name maildirsize -type f | xargs /bin/rm -f 

 

qpsmtpd + auth/vpopmaild

Bagaimana caranya memisahkan server mailbox email dengan server smtp? Ada beberapa cara, kebetulan saya harus menggunakan kombinasi antara qpsmtpd dengan auth ke vpopmail.

Jadi ada server email yang sudah jadi dengan menggunakan qmail + vpopmail (sebut saja mailbox), selain itu ada juga server smtp yang ingin menggunakan authentikasi user email yang ada di mailbox, dua server ini harus dapat saling berkomunikasi terutama agar user yang menggunakan smtp dapat terauthentikasi ke mailbox sehingga kemudian dapat mengirim email melalui smtp.

Saya sudah coba menggunakan plugin auth_vpopmail_sql qpsmtpd di smtp namun selalu tidak berhasil, saya telah mencoba berbagai macam kemungkinan yang ada namun tetap tidak berhasil. Akhirnya setelah iseng-iseng jalan ke mailing list nya qpsmtpd ternyata nemu plugin auth/vpopmaild yang tidak terpublish dimanapun. Plugin ini terkoneksi ke mailbox yang menjalan vpopmaild (ada juga sedikit cara testingnya di sini). Setelah mencoba ternyata plugin ini bekerja dengan baik sekali untuk authentikasi, silahkan coba :)

Update 28/01/2009:

Bisa juga pakai auth_imap ;)  

 

- Next »

Boycott Trend Micro