<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><!-- generator="wordpress/2.0.10" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: HP DL160G5 + LSISAS1064E = Mimpi buruk</title>
	<link>http://blog.rizahnst.org/archives/2009/05/18/hp-dl160g5-lsisas1064e-mimpi-buruk/</link>
	<description>everything happen in the past</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 15:50:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.10</generator>

	<item>
		<title>by: riza</title>
		<link>http://blog.rizahnst.org/archives/2009/05/18/hp-dl160g5-lsisas1064e-mimpi-buruk/#comment-34505</link>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 02:57:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://blog.rizahnst.org/archives/2009/05/18/hp-dl160g5-lsisas1064e-mimpi-buruk/#comment-34505</guid>
					<description>Kebetulan kami punya beberapa server dari merek dan type yang sama, saat itu kami backup datanya dan dipindah ke server lain yang sama tipenya, namun kami menggunakan software RAID saja.

Karena kami hanya perlu RAID 1 ternyata dengan software RAID saja sudah bagus kerjanya dibanding kalo pakai hardware RAID.

Saran saya lebih baik datanya di backup dulu dan gunakan saja software RAID, terkecuali RAID yang dibutuhkan lebih kompleks seperti 5, 6 atau 10, maka perlu card yang mendukung hardware RAID tersebut, dan biasanya card ini jauh lebih mahal.

Good Luck! ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebetulan kami punya beberapa server dari merek dan type yang sama, saat itu kami backup datanya dan dipindah ke server lain yang sama tipenya, namun kami menggunakan software RAID saja.</p>
<p>Karena kami hanya perlu RAID 1 ternyata dengan software RAID saja sudah bagus kerjanya dibanding kalo pakai hardware RAID.</p>
<p>Saran saya lebih baik datanya di backup dulu dan gunakan saja software RAID, terkecuali RAID yang dibutuhkan lebih kompleks seperti 5, 6 atau 10, maka perlu card yang mendukung hardware RAID tersebut, dan biasanya card ini jauh lebih mahal.</p>
<p>Good Luck! <img src='http://blog.rizahnst.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: TIGAONO</title>
		<link>http://blog.rizahnst.org/archives/2009/05/18/hp-dl160g5-lsisas1064e-mimpi-buruk/#comment-34504</link>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 02:32:13 +0000</pubDate>
		<guid>http://blog.rizahnst.org/archives/2009/05/18/hp-dl160g5-lsisas1064e-mimpi-buruk/#comment-34504</guid>
					<description>To P Riza,

Informasinya berguna banget nih Pak, tapi apa ya solusinya, sekiranya memang dah terlanjur ke beli server yang menggunakan SAS controller tersebut kebetulan saya ada Server IBM X3250 M2 ynag menggunakan controller tersebut dan baru ajah mengalami restart intermittent atau HDD raid tidak active.

Sebagai informasi tambahan server tersebut saya gunakan untuk program SQL or Database System. Kira-kira ada ndak yah artikel atau acuan yang membahas mengenai hal tersebut.

Terima kasih,
Tigaono</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To P Riza,</p>
<p>Informasinya berguna banget nih Pak, tapi apa ya solusinya, sekiranya memang dah terlanjur ke beli server yang menggunakan SAS controller tersebut kebetulan saya ada Server IBM X3250 M2 ynag menggunakan controller tersebut dan baru ajah mengalami restart intermittent atau HDD raid tidak active.</p>
<p>Sebagai informasi tambahan server tersebut saya gunakan untuk program SQL or Database System. Kira-kira ada ndak yah artikel atau acuan yang membahas mengenai hal tersebut.</p>
<p>Terima kasih,<br />
Tigaono
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
